Home / Daerah / Humbang Hasundutan / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / TNI/ Polri

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:20 WIB

Kunjungan Presiden RI Ke Humbang Hasundutan Di Sambut Bupati Dosmar Banjarnahor Guna Resmikan Pusat Riset Geonomik Pertanian

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan -Presiden RI Joko Widodo didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BSSN Hinsa Siburian dan Pj Gubsu Agus Fatoni resmikan Pusat Riset Genomik Pertanian yang berada di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Sumut, Rabu (16/10//2024).

Presiden RI mengatakan perubahan iklim sekarang ini nyata dirasakan dan dampaknya tidak hanya berkaitan dengan udara panas di semua negara tapi juga produksi pangan dunia juga menjadi menurun.

Perubahan cuaca yang tidak jelas, perubahan iklim yang tidak pasti, hujannya berapa bulan, panasnya berapa bulan, sulit sekali diprediksi. Sehingga menyebabkan produksi pangan dihampir semua negara menurun, ketakutan dunia, nantinya terjadi krisis pangan.

“Di negara kita ini, saya lihat riset-riset mengenai pangan, holtikultura masih jauh dari negara lain. Produksi kopi kita 2-2,3 ton perhektar. Negara lain 8-9 ton perhektar. Padi juga sama, perhektarnya masih 5,2 ton, negara lain sampai diatas 7 ton.

Artinya riset disini kita juga masih kalah dengan negara lain. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi, sangat menghargai dibukanya Pusat Riset Genomik Pertanian ini, agar produksi kita perhektar baik itu kemenyan, kopi, padi, baik itu kentang, bawang merah, bawang putih semuanya perhektar harus naik.

Karena kita telah memiliki Pusat Riset yang sangat baik di Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara ini. Kerjasama dengan siapapun silahkan, dengan negara manapun silahkan, yg penting kita mendapatkan benih unggul, bibit unggul, sehingga produksivitas bahan pangan kita bisa naik perhektarnya” tegas Presiden RI.

Sementara Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan TSTH2 di Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan, fokus pada riset dan pengembangan tanaman herbal dan holtikultura secara terpadu yang diproyeksi menjadi pusat riset kelas dunia.

Dalam 5 tahun kedepan tidak akan impor lagi, sudah dapat memproduksi bibit-bibit terbaik, dalam 5 tahun juga akan dibuat penelitian-penelitian bersama pakar dari dalam dan luar negeri. Bekerja untuk melestarikan kekayaan kenegaraan hayati Indonesia.

Kemenko Marves bersama Kemendagri dan TNI telah mengumpulkan 5 ribu bibit terdiri dari spesies tanaman herbal dari seluruh Indonesia, untuk dicari kandungan senyawa terbaik untuk dikembangkan sebagai bahan baku obat alam yg terstandarisasi.

Hadir dalam peresmian itu, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, S.E, Kajari Humbahas Dr Noordien Kusumanegara, Ketua Pengadilan Negeri Tarutung Marta Napitupulu, Kapolres Humbahas AKBP Hary Ardianto MH dan lainnya.

Sebelum menuju TSTH2, Presiden RI Joko Widodo bersama rombongan disambut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, S.E di Hotel Ayola Doloksanggul. (Manda)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pembangunan Jalan Tol Indramayu – Kertajati Jadi Kunci Sukses Kawasan Industri Rebana

Cirebon

Tiga Personel Polresta Cirebon Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian

Banten

Korem 052/Wkr Gelar Nonton Bareng Kasad Award 2023 

Daerah

Kapolres Nias Pimpin Sertijab Para Kabag dan Kapolsek

DKI

SIARAN PERS PETISI AHLI: Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Siapkan 1000 Pengacara Dukung Polri Hadapi Gugatan CLS Kasus Ijazah Jokowi

Banten

KITA-PD Soroti Paket Pemeliharaan Gedung Kelurahan Rp. 523 Juta di Batuceper, Metode Pengadaan Langsung Dipertanyakan

Daerah

Yusman Dawolo Lantik Pengurus DPR GARPU Nasdem Desa Afia

Kriminal

Kapolri: Agus Sujatno Pelaku Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Terafiliasi JAD