Home / Daerah / Health / Hukum / Infografis / Kriminal / Metropolitan / Nasional / Nias / Ragam / Regional / Sumut

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:24 WIB

Sikap Arogansi Oknum Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Imanuel Ziliwu, Ciderai Hati Rakyat dengan Lontarkan Kata-kata Tidak Humanis 

IDN Hari Ini, Nias- Aksi Damai Dihalaman Gedung DPRD Kota Gunungsitoli lanjutan Aksi Pada Semggu Silam Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKeN) pada hari Kamis (24/7), berakhir dengan kekecewaan mendalam dan ketegangan.

Alih-alih mendapatkan kejelasan terkait kasus dugaan limbah B3 RSU Swasta Bethesda, massa aksi justru dihadapkan pada arogansi dan pengabaian terang-terangan dari sebagian wakil rakyatnya.

Aksi yang merupakan kelanjutan dari protes 17 Juli 2025 lalu – di mana 25 anggota DPRD absen dengan alasan dinas luar – kembali menyoroti tuntutan utama FARPKeN.

Mereka mendesak kejelasan tugas, fungsi, dan peran DPRD dalam menuntaskan kasus limbah medis B3 yang diduga ilegal di TPS Desa Ombolata Simenari. Selain itu, transparansi terkait perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD minggu lalu juga menjadi sorotan.

Puncak ketegangan terjadi ketika salah seorang anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura, Imanuel Ziliwu, yang hadir menghadapi massa, melontarkan kalimat merendahkan. “Kau siapa,” dan “Ga laku kau sama saya,” ujarnya, memancing kemarahan peserta aksi. Pernyataan tersebut dinilai sangat arogan dan tidak pantas diucapkan oleh seorang wakil rakyat kepada konstituennya yang tengah menyampaikan aspirasi.

Situasi semakin rumit dengan sikap Ketua DPRD Adrianus Zega. Ia menanggapi permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang disampaikan FARPKeN dengan alasan normatif dan terkesan mengelak.

“Tidak semua permohonan RDP itu bisa dijawab apalagi menyangkut hal-hal yang melibatkan instansi yang lain,” kata Adrianus. Pernyataan ini kontradiktif dengan fungsi RDP sebagai forum untuk mengundang berbagai pihak terkait guna mencari solusi permasalahan publik.

Selain itu, Ketua DPRD juga menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh pimpinan aksi terkait kondisi pangan, sembako, dan kerusakan jalan di Kota Gunungsitoli dinilai “di luar materi aksi”.

Hal ini semakin memicu kegeraman massa, yang menganggap isu-isu tersebut sangat relevan dengan kesejahteraan rakyat dan menjadi tanggung jawab DPRD.

Terkait tuntutan transparansi perjalanan dinas luar daerah minggu lalu, Ketua DPRD Adrianus Zega hanya menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek adalah hak anggota DPRD untuk meningkatkan kapasitas.

Namun, ia gagal memberikan bukti konkret atau rincian terkait perjalanan dinas tersebut, seperti lokasi, jadwal rinci, apalagi Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Ketiadaan bukti ini telah menjadi sorotan sejak aksi sebelumnya.

Perdebatan mulut sempat terjadi antara orator FARPKeN dan pihak DPRD yang hadir. Namun, alih-alih melanjutkan dialog atau menampung aspirasi, anggota DPRD yang menghadapi massa justru berpaling dan meninggalkan lokasi aksi. Mereka membiarkan para peserta aksi bubar tanpa mendapatkan kejelasan atau komitmen yang memuaskan.

FARPKeN mengecam keras sikap arogansi dan ketidaktransparanan DPRD Kota Gunungsitoli. Massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan janji akan kembali melakukan aksi serupa minggu depan, menuntut akuntabilitas penuh dari wakil rakyat mereka. Insiden hari ini semakin memperdalam krisis kepercayaan publik terhadap institusi legislatif di Gunungsitoli. (Tim-Red)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Komitmen Berantas Perjudian, Polres Cirebon Kota Bongkar Praktik Judi “Gedrogan” di Pilangsari

Cirebon

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu, Satu Pelaku Diamankan

DKI

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Terpilih Periode 2025-2030, ikuti Gladi Kotor

Cirebon

Buka Muskot XIX, Wali Kota: PMI Adalah Wajah Nyata Negara dalam Urusan Kemanusiaan

Metropolitan

Satpol PP Jakarta Barat,Dan PP Provinsi DKI Jakarta,Ungkap Tegas Pabrik Tidak Berijin ?

Daerah

Himbauan Ketua TPPS Untuk Penetapan Lokasi Desa Atau Kelurahan Pada Intervensi Stunting

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan Tegaskan, Manajemen ASN Perlu Ditingkatkan Demi Peyalanan Publik

Daerah

Penutupan Turnamen Wali Kota Cup Gunungsitoli Tahun 2024 Cabang Olahraga Karate