Warga Masyarakat dan Pelaku Usaha di Akses Bandara Soetta Tolak Barrier di KM 33: Dinilai Tidak Efektif Atasi Kemacetan dan Kecelakaan Lalu-lintas

IDN Hari Ini, Tangerang — Rencana pagar barrier akses jalan KM 33 menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuai penolakan dari warga masyarakat serta pelaku usaha di kawasan sekitar untuk menekan kecelakaan lalu-lintas.

Mereka menilai kebijakan tersebut tidak efektif mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur P1, tepatnya di depan Hotel Ibis yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kepadatan kendaraan.

Penolakan itu disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, Joni Bahtiar, yang ikut menghadiri rapat kordinasi serta menegaskan bahwa persoalan utama kemacetan bukan terletak pada akses jalan, melainkan minimnya kehadiran personel pengatur lalu lintas yang terdapat di lokasi kawasan jalan P1.

“Bukan aksesnya yang harus ditutup. Kemacetan terjadi karena tidak ada personel dari Polres Tangerang Kota, Polres Bandara Soetta, maupun Dinas Perhubungan Kota Tangerang yang aktif berjaga di lokasi. Kalau petugas hadir secara konsisten, arus lalu lintas pasti lebih tertib,” ujar Joni.

Sementara itu dari kalangan pengguna jasa bandara pengemudi transportasi menyarankan, agar adanya penempatan mobil derek di titik-titik tertentu untuk mencegah parkir liar di bahu jalan, yang disebut sebagai salah satu pemicu utama penyempitan lajur dan penumpukan kendaraan.

Rakor Polres Bandara Soetta: Soroti Dampak Kemacetan terhadap Keamanan Bandara

Sebelumnya, Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri perwakilan Jasamarga, PT Angkasa Pura Indonesia, Perum Damri, Polsek Benda, serta jajaran Polresta Bandara Soetta. Fokus pembahasan diarahkan pada kemacetan yang kerap terjadi di KM 33 dan jalur utama pintu masuk bandara.

Pihak kepolisian menilai bahwa kemacetan di titik tersebut bukan hanya mengganggu kelancaran operasional bandara, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keamanan dan keselamatan bagi pengguna jasa penerbangan, terutama pada jam-jam puncak keberangkatan.

Sementara itu dalam menjaga keselamatan, keamanan dan kelancaran pengguna jasa menuju akses Bandara Soetta, Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Ronald Sipayung terjun langsung untuk memantau hilirisasi arus jalan mulai dari waktu pagi hingga sore hari. (T-Red)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Pelepasan Wisuda Purna Bhakti Anggota Polri dan ASN

Cirebon

Launching PBB-P2 2026, Pemkot Cirebon Hadirkan Relaksasi Pajak dan Layanan Publik yang Transparan

Daerah

Terkesan Adanya Cawe-Cawe dalam Upaya Kasasi, Pengadaan Tanah Perluasan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta

Daerah

Sekjen FARPKeN Desak BKD Gunungsitoli Segera Tindaklanjuti Laporan Oknum P3K, Soroti Pelanggaran Moral ASN

Humbang Hasundutan

Dipimpin Presiden RI, Bupati Humbahas Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor

Daerah

374 Pelanggaran di Tindak Selama Pelaksanaan  Operasi Keselamatan Toba 2024, Di Wilayah Hukum Polres Nias 

Uncategorized

MostBet лучшее казино в Узбекистане

Daerah

102 Calon Paskibraka yang Ikut Seleksi, 83 Orang Lulus TIU dan Test Kesehatan 6 Orang Tidak Lolos