IDN Hari Ini, Indramayu – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu sukses menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Bupati dan Piala Dandim Indramayu.
Ajang bergengsi yang berlangsung di GOR Singalodra, Desa Sindang, Kecamatan Indramayu ini diikuti oleh sebanyak 975 atlet, yang dimulai pada hari Jumat (30/01/2026)
Tidak hanya dari Indramayu, antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan atlet-atlet dari berbagai daerah di wilayah Ciayumajakuning, seperti Majalengka, Subang, dan Kuningan.
Hal ini menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga bela diri tradisional ini.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Perwakilan Bupati Indramayu dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) Ahmad Syadali, Ketua IPSI Indramayu H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, Ketua KONI Indramayu Trisula, unsur Forkopimda, serta Sertu Budiarto selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Cabang Indramayu.
Dukungan Pemerintah dan Harapan untuk Prestasi Berkelanjutan
Mewakili Bupati Indramayu, Ahmad Syadali menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten.
“Kegiatan hari ini tentu kita dukung dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Meski dukungan pembiayaan tidak dilakukan, setidaknya kami hadir memberikan dukungan secara moril dan psikis. Kehadiran kami ini juga mewakili Bupati Indramayu,” ujarnya.
Syadali menegaskan bahwa Indramayu memiliki potensi olahraga, khususnya pencak silat, yang luar biasa dan telah banyak menorehkan prestasi. Ia berharap prestasi tersebut dapat berkelanjutan, tidak hanya sesaat.
Optimisme juga disampaikannya bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, event olahraga tetap dapat digelar tanpa membebani APBD.
Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Atlet
Ketua IPSI Indramayu, H. Fajar Ismadi, menyebut kejuaraan ini menjadi ajang silaturahmi antar perguruan.
“Peserta bukan hanya dari Indramayu, tetapi juga dari kabupaten/kota tetangga. Ini menunjukkan pencak silat sangat diminati dan kejuaraan ini menjadi ajang silaturahmi antar perguruan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT 1922 Indramayu, Sertu Budiarto, menjelaskan bahwa Kejurnas ini mempertandingkan beberapa kategori, mulai dari Usia Dini, Pra Usia Dini, Pra Dewasa, hingga Dewasa. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan nilai persaudaraan.
“Pencak silat adalah warisan budaya leluhur. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antar perguruan harus tetap dijaga,” tegas Budiarto.
Hadiah Menarik untuk Juara Umum
Panitia menyiapkan hadiah menarik untuk kontingen terbaik. Juara Umum I (kontingen dengan perolehan medali emas terbanyak) akan mendapatkan sepeda motor. Juara Umum II berhak atas sepeda listrik, dan Juara Umum III mendapatkan sepeda gunung.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga mampu menjaring dan melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indramayu di tingkat regional maupun nasional di masa mendatang. (Saudi)










