Home / Politik

Selasa, 16 November 2021 - 05:59 WIB

Puan Sebagai Cucu Ideologis dan Biologis Bung Karno, Figur Capres 2024

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing.

Jakarta, IDN Hari Ini- Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyebut sosok Ketua DPR RI Puan Maharani dinilai sebagai salah satu figur yang layak untuk memimpin Indonesia pada 2024 mendatang.

Alasannya, selain notabene cucu biologis dari Proklamator RI Ir Soekarno, Puan Maharani juga merupakan cucu ideologis Bung Karno.

“Puan adalah cucu ideologis dari Bung Karno, cucu biologis dari Bung Karno. Jadi, sangat kental menjaga ideologi nasionalisme, Puan tentu lebih pasti untuk tidak perlu diragukan lagi,” kata Emrus saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk “Puan Maharani Calon Presiden: Kenapa Tidak?”, Selasa (16/11/2021).

Emrus menambahkan, pemimpin Indonesia ke depan tidak cukup hanya mengandalkan popularitas semata.

Sebab, itu semua bisa dipoles atau permak untuk memanipulasi persepsi publik melalui pencitraan.

“Menurut saya, sosok Puan Maharani adalah pemimpin yang apa adanya, tidak mengedepankan pencitraan, tetapi pemimpin yang bekerja sehingga menimbulkan citra positif. Wacana publik kita geser ke kualitas bukan sekadar popularitas,” tuturnya.

Selain itu, masih kata Emrus, Puan juga mempunyai manajerial skill dan leadership skill yang baik.

“Secara umum, saya katakan sangat mumpuni untuk bangsa dan negara. Kepemimpinan yang sangat bagus. Manajerial skill yang sangat bagus,” katanya.

“Harus ada ketegasan dari partai-partai untuk menyampaikan nama. Supaya ada waktu lama masyarakat menilai. Lebih cepat disampaikan. Deklarasikan saja,” ujar Emrus.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing.

Jakarta, IDN Hari Ini- Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyebut sosok Ketua DPR RI Puan Maharani dinilai sebagai salah satu figur yang layak untuk memimpin Indonesia pada 2024 mendatang.

Alasannya, selain notabene cucu biologis dari Proklamator RI Ir Soekarno, Puan Maharani juga merupakan cucu ideologis Bung Karno.

“Puan adalah cucu ideologis dari Bung Karno, cucu biologis dari Bung Karno. Jadi, sangat kental menjaga ideologi nasionalisme, Puan tentu lebih pasti untuk tidak perlu diragukan lagi,” kata Emrus saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk “Puan Maharani Calon Presiden: Kenapa Tidak?”, Selasa (16/11/2021).

Emrus menambahkan, pemimpin Indonesia ke depan tidak cukup hanya mengandalkan popularitas semata.

Sebab, itu semua bisa dipoles atau permak untuk memanipulasi persepsi publik melalui pencitraan.

“Menurut saya, sosok Puan Maharani adalah pemimpin yang apa adanya, tidak mengedepankan pencitraan, tetapi pemimpin yang bekerja sehingga menimbulkan citra positif. Wacana publik kita geser ke kualitas bukan sekadar popularitas,” tuturnya.

Selain itu, masih kata Emrus, Puan juga mempunyai manajerial skill dan leadership skill yang baik.

“Secara umum, saya katakan sangat mumpuni untuk bangsa dan negara. Kepemimpinan yang sangat bagus. Manajerial skill yang sangat bagus,” katanya.

“Harus ada ketegasan dari partai-partai untuk menyampaikan nama. Supaya ada waktu lama masyarakat menilai. Lebih cepat disampaikan. Deklarasikan saja,” ujar Emrus.

Share :

Baca Juga

Daerah

KPUD Indramayu Gelar Rapat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024

Daerah

Bobby Berkomitmen Akan Meningkatkan Sektor Pertanian Humbahas

Daerah

Tiga desa di Namlea kabupaten buru mendapat rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU)

Cirebon

Kapolresta Cirebon Hadiri Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pada Pilkada Serentak 2024

Cirebon

Sinergi Ulama Umaroh Dalam Menyambut Pilkada Serentak 2024, Polresta Cirebon Gelar Silaturahmi Da’i Kamtibmas

Daerah

Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Maju Kabupaten Wonosobo, Gelar Acara Konsolidasi untuk Kemenangan Prabowo – Gibran

Daerah

Simpatisan dan Relawan Adakan Acara, Pembentukan Posko “Teman Tomi” untuk Wonosobo

Cirebon

Diana Sastra Artis Pantura Cirebon Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Jaga Kondusivitas