IDN Hari Ini,Tangerang – Tudingan adanya kecurangan dalam proses seleksi ini menjadi sorotan utama, terutama terhadap Soma Atmaja, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Tangerang.
Ketua Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa (KIPANG), Haris secara tegas menuding Soma telah menyalahgunakan proses prosedur prinsip kewenangannya.
“Soma dituding sengaja menyingkirkan pesaing-pesaing kuatnya seperti Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air, Iwan Firmansyah, serta Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si. Bahkan, dia menempatkan namanya sendiri di posisi teratas dari delapan peserta yang diajukan,” ujar Haris dalam konferensi pers, Jumat (27/12).
Haris juga mengungkapkan bahwa hanya delapan nama yang masuk dalam bursa calon Sekda dan menimbulkan kecurigaan adanya praktik tidak transparan.
“Ini tidak sesuai dengan prinsip keterbukaan yang seharusnya dijalankan dalam seleksi jabatan publik,” tambahnya.
Sementara itu, Soma Atmadja belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. Namun, sejumlah pihak mulai mendesak Timsel dan Bupati Tangerang untuk menyikapi persoalan ini dengan serius, demi menjaga kredibilitas proses seleksi.
Haris juga menyatakan, bahwa kasus ini mencederai prinsip meritokrasi dan meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi. “Jika kecurangan ini terbukti, maka nama Soma harus dicoret dari daftar calon, dan seleksi harus diulang dengan transparansi penuh,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Timsel belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut. Proses seleksi yang penuh integritas diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. (Red)










