Home / Daerah / Infografis / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / Samosir / Sumut

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:32 WIB

BPBD Samosir Gelar KIE Dan Edukasi Rawan Bencana Disetiap Sekolah Sekecamatan Pangururan

IDN Hari Ini, Samosir – Bupati Samosir diwakili Asisten I Drs. Tunggul Sinaga, M.Si membuka pelaksanaan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Komunikasi (KIE) Rawan Bencana Kabupaten Samosir dilingkungan Sekolah Se-Kecamatan Pangururan. Kegiatan ini digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Samosir di Aula SMA Negeri 1 Pangururan, Kamis (30/11/2023).

Turut hadir pada sosialisasi ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Sumut John Suhartono Purba, S.Pd, SH, MH selaku Narasumber, dan Kepala Sekolah SMA N 1 Pangururan Heppy Tua Aritonang, S.Pd.

Kalak BPBD Samosir Sarimpol Simanihuruk menyampaikan, sosialisasi ini menghadirkan peserta yakni perwakilan siswa SMP, SMA dan SMK serta Guru Pendamping yang ada di Kecamatan Pangururan. Dan, dijadwalkan kegiatan yang sama akan dilaksanakan di sekolah-sekolah wilayah Kecamatan Palipi dan Kecamatan Sitiotio, pada Jumat (1/12).

Sarimpol mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan meningkatkan kemampuan tanggap darurat bencana di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana, sehingga mampu memberikan perlindungan dan keselamatan pada siswa, tenaga pendidik dan lingkungan sekitar.

Bupati Samosir yang diwakili Asisten I Drs. Tunggul Sinaga, M.Si dalam sambutannya, mengapresiasi BPBD Samosir yang telah menginisiasi pelaksanaan sosialisasi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) rawan bencana dilingkungan sekolah di Kabupaten Samosir.

Tunggul menyampaikan, bahwa baru-baru ini terjadi bencana banjir bandang di Kenegerian Sihotang yang mengakibatkan adanya korban jiwa dan materil, dimana salah satu yang terdampak cukup parah adalah Gedung Sekolah SMP N 2 Harian, yang tertimbun lumpur dan material lainnya. Tentu dampak bencana ini menguras tenaga dan pikiran dari pemerintah dan seluruh pemerhati kemanusiaan.

“Bencana ini adalah ancaman bagi kehidupan, yang kita tidak tahu kapan datangnya. Maka kegiatan sosialisasi ini menjadi penting dalam memberi pemahaman akan upaya pencegahan dini risiko bencana khususnya dilingkungan sekolah”, kata Tunggul.

Tunggul berharap, setelah ini akan ada kegiatan tindak lanjut dilingkungan sekolah. Para guru pendamping diharapkan menginisiasi pembentukan komunitas siswa tanggap bencana dilingkungan sekolah masing-masing, yang dibekali pengetahuan tentang kegiatan pra bencana, saat dan pasca bencana.

Kepada para siswa peserta sosialisasi, Tunggul Sinaga berpesan agar mengikuti dengan antusias dan aktif untuk mendapatkan informasi terkait upaya pencegahan dini terhadap risiko bencana.

Selanjutnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Sumut John Suhartono Purba, S.Pd, SH, MH menyampaikan pemaparan terkait Implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Sekolah.

John Purba menyampaikan SPAB adalah amanat Permendikbud RI Nomor 33 Tahun 2019, yang pada dasarnya SPAB bertujuan untuk meningkatkan keselamatan warga sekolah dari risiko bencana.

SPAB melibatkan seluruh komunitas pendidikan, termasuk siswa, guru, dan staf sekolah, dalam upaya meminimalkan risiko serta merencanakan dan merespon kejadian bencana dengan efektif.

Ada tiga pilar utama Satuan Pendidikan Aman Bencana yaitu, Fasilitas Sekolah Aman, Manajemen Bencana di Sekolah, dan Pendidikan Pencegahan dan Pengurangan Risiko Bencana

Dikatakan, bahwa Program SPAB sangat penting diterapkan sekolah. Karena melalui program ini akan meningkatkan kemampuan sumber daya di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana.

Tujuan lainnya, juga untuk melindungi investasi pada satuan pendidikan agar aman terhadap bencana, dan memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari dampak bencana di satuan pendidikan, serta memastikan keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan yang terdampak bencana.

“Saya berharap, hendaknya implementasi SPAB ini menjadi skala prioritas di sekolah sekolah di Kabupaten Samosir”, katanya. (Manda)

Share :

Baca Juga

Daerah

Deklarasi Dukungan untuk Afif Dua Periode oleh Tokoh Petani Empat Desa

Banten

Tim Verifikasi STBM Award 2023, Kunjungi Pemerintah Kota Tangerang

Cirebon

Polsek Talun Amankan 13 Pemuda Hendak Perang Sarung

Daerah

Kabupaten Samosir Salah Satu Kota Kreatif Di Indonesia

Daerah

Sea Cleaner Gelar Diskusi Dengan Bupati Samosir, Terkait Rencana Mendatangkan Kapal Penyedot Sampah di Danau Toba

Cirebon

Halalbihalal GMI, Wakil Wali Kota Tekankan Peran Strategis Muslimat dalam Pembangunan Sosial

Daerah

Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Humbahas: “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”

Daerah

Kasat Reskrim bersama dengan Humas Polres Nias dan Kanit III Tipikor, Adakan Konferensi Pers Tentang Karcis Ilegal