Home / Ekonomi / Hukum / Internasional / Metropolitan / Nasional / Regional

Sabtu, 12 April 2025 - 19:35 WIB

China Naikkan Tarif Impor Barang AS hingga 125 Persen, Sebut Kebijakan Trump “Lelucon Ekonomi”

IDN Hari Ini, Luar Negeri– Ketegangan dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia kembali memanas. Pemerintah China secara resmi mengumumkan kenaikan tarif impor terhadap barang-barang asal Amerika Serikat menjadi 125 persen, naik signifikan dari sebelumnya 84 persen. Langkah ini merupakan respons langsung atas kebijakan tambahan tarif resiprokal yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataan yang dirilis Kementerian Keuangan China pada Jumat (11/4/2025), disampaikan bahwa peningkatan tarif ini merupakan langkah tegas untuk melindungi kepentingan nasional China.

“Bahkan jika AS terus memberlakukan tarif yang lebih tinggi, hal itu tidak lagi masuk akal secara ekonomi dan akan menjadi lelucon dalam sejarah ekonomi dunia,” bunyi pernyataan tersebut seperti dikutip dari CNBC.

Kemenkeu China juga menegaskan bahwa dengan tarif saat ini, “tidak ada lagi pasar bagi barang-barang AS yang diimpor ke China.” Jika pemerintahan AS terus menaikkan tarif atas ekspor China, Beijing menyatakan siap untuk mengabaikannya.

Namun, dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Perdagangan China menyampaikan bahwa Beijing tetap terbuka untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat secara setara, menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih belum sepenuhnya tertutup.

Sementara itu, Pemerintahan Trump melalui pernyataan kepada CNBC pada Kamis (10/4/2025) menyatakan bahwa tarif efektif atas impor barang dari China ke AS kini telah mencapai 145 persen. Situasi ini memperkecil harapan akan tercapainya kesepakatan dagang dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara dengan Fox Business pada Rabu (9/4/2025) menuding China sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas ketegangan ini. “Pihak China sebenarnya tidak ingin datang dan bernegosiasi, karena merekalah pelanggar terburuk dalam sistem perdagangan internasional,” ujar Bessent.

Ia juga menambahkan, “Mereka memiliki ekonomi paling tidak seimbang dalam sejarah dunia modern, dan saya bisa katakan bahwa eskalasi ini akan merugikan mereka sendiri.”

Ketegangan ini diperkirakan akan terus berlanjut, membawa dampak besar tidak hanya bagi perdagangan global, tetapi juga stabilitas ekonomi internasional. (Red)

Share :

Baca Juga

Banten

Danrem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Putranto Gatot SH,S.Sos.,M.M Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Santri Pondok Pesantren Terbesar di Kabupaten Tangerang

Banten

Bongkar Skandal Tiang FO Ilegal di Pedurenan, Diskominfo Kota Tangerang Desak PUPR dan Satpol PP Turun Tangan

Daerah

Pemkab Humbahas Hadiri Pelaksanakan Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI/ Polri dan Kepala Desa

Daerah

Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar P-APBD 2024

Daerah

Syukuran Hari Jadi Ke-21 Kabupaten Humbang Hasundutan

Cirebon

Respon Cepat Satreskrim Polresta Cirebon Ringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Sumber

Daerah

Bupati Humbahas Kukuhkan Kades di Kecamatan Parlilitan

Cirebon

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Pelaku Parkir Liar di Area Alfamart Sindang Mekar