IDN Hari Ini, Bandara Soetta – PT Angkasa Pura Solusi (APS), anak perusahaan milik PT Angkasa Pura II, terus berekspansi sejak pertama kali mulai didirikan pada tahun 2012.
Awal mula pendirian APS fokus pada pengelolaan lahan parkir di area bandara. Perusahaan ini mulai meluaskan usahanya dan menjajaki sektor-sektor bisnis baru dalam industri pendukung operasional bandar udara. Berikut perjalanan ekspansi yang telah dicapai APS sejak awal pendiriannya, yakni pada tahun :
1. 2013 – Setahun setelah berdiri, APS melebarkan sayapnya ke bisnis teknologi informasi dan pengelolaan lounge eksekutif, menambah keanekaragaman layanan yang ditawarkan di bandara.
2. 2014 – APS memasuki bisnis pengelolaan polisi bandara, memperluas fungsinya dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan di kawasan bandara.
3. 2015 – Perusahaan ini mulai menawarkan layanan lounge khusus bagi jamaah umroh, sejalan dengan kebutuhan spesifik pelayanan bagi penumpang tertentu.
4. 2016 – APS berekspansi ke bisnis manajemen fasilitas, Operasi & Pemeliharaan (O&M), serta pengelolaan kawasan komersial di bandara. Ekspansi ini mencakup berbagai aktivitas yang mendukung kelancaran operasional dan kenyamanan pengguna bandara.
5. 2017 – Melanjutkan ekspansi, APS memasuki bisnis rekayasa fasilitas dan layanan pramuantar, mengembangkan dukungan lebih dalam pada sisi operasional.
6. 2018 – Meluncurkan kawasan komersial bernama Jetlag Cart Corner di bandara, APS turut mendirikan PT Angkasa Pura Solusi Integra yang fokus pada penyediaan tenaga kerja alih daya dan penyelenggaraan acara di bandara.
7. 2019 – APS memperkenalkan PT Angkasa Pura Sarana Digital untuk bisnis di bidang teknologi informasi. Pada Desember 2019, bekerja sama dengan UnionSPACE, APS meluncurkan ruang kerja bersama premium di Bandara Soekarno-Hatta dengan nama APSpace, inovasi baru yang disambut antusias oleh pelaku usaha dan profesional.
8. 2023 – Menteri BUMN Erick Thohir mengarahkan pengalihan seluruh saham APS kepada PT Angkasa Pura Kargo. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembentukan sub holding di bawah Ini journey yang fokus pada sektor pendukung operasional bandara.
9. 2024 – PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Solusi Integra, dan PT Angkasa Pura Sarana Digital digabungkan ke dalam satu perusahaan. Nama APS pun berubah sesuai dengan rencana transformasi tersebut menjadi IAS (Injourney Aviation Service)
Transformasi dan diversifikasi layanan IAS mencerminkan peran vital yang diemban oleh perusahaan dalam mendukung kelancaran operasional bandara di Indonesia, dengan komitmen tersebut IAS diharapkan untuk terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan pengguna bandara. (Red)










