Gunungsitoli-Indonesiahariini.com – Pemilik lahan Edison zebua keberatan pada Sikap Kepala UPTD Peralatan PUPR Kota Gunungsitoli Yang Arogan Yang di duga sengaja membuat gaduh Persaudaraan Pada tanah yang sedang bersengketa, Kamis 20/02/2025.
Hal Tersebut terjadi di Desa Ononamolo I lot Dusun III (tiga) kecamatan Gunungsitoli Selatan kota gunungsitoli, Dimana Selama ini Telah Di mediasi secara kekeluargaan Namun berulang lagi kejadian nya yang sebelumnya belum memenuhi perbaikan Pilar atau batas-batas yang telah di tanam yang sudah di rusak .

Dan bukan Hanya itu ,Bangunan Pemeritah parit Drainace Tertimbun dan di atasnya di timpah bangunan aspal sehingga mengakibatkan Penyumbatan saluran air Yang cukup berdampak mengancam keselamatan kehidupan masyarakat Akibat Penggalian Liar Yang menggunakan Alat berat Excafator Jenis Becko milik pemerintah kota Gunungsitoli.
Edison Zebua (pemilik Tanah) Menyampaikan kepada awak media Dengan Tegas ,” Me minta Kasat reskrim Polres untuk menertibkan Kegiatan penggalian liar tersebut Yang diduga Banyaknya indikasi yang dapat merugikan masyarakat banyak,
Lebih lanjut Edison,” pada kegiatan liar ini tentunya Pengoperasian Alat Excafator keras diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi hal itu perlut di lakukan penyelidikan lebih lanjut Berkemungkinan BBM tersebut Di langsir Menggunan Drum atau Jeregen.
Lebih lanjut Edison Menyampaikan Kepada awak media pada saat wawancara ,” saya sudah berkomunikasi dengan Kabid peralatan untuk mempertanyakan mengapa memaksakan diri menyewakan alat berat dilokasi bermasalah,,namu Si Kabid menjawab,” Tidak tau dengan kesan Arogan,ujarnya edison menirukan,-
Edison Zebua meminta kasat rekrim untuk Mengamankan Alat berat yang berkegiatan penggalian liar yang mengakibatkan rusaknya Bukti-bukti batas kebun dan berpotensi konflik fisik antara bersaudara kandung yang berpotensi pertumpahan darah dan merenut nyawah
Akibat permasalahan harta warisan Tanah tersebut yang di peruncing dengan menggunakan alat berat dan di tambah lagi merugikan masyarakat banyak akibat penutupan Parit Drainace yang mengakibatkan jalan longsor dan retak serta pengoperasian alat berat yang melintasi jalan desa tanoa menggunakan pengaman (alas drek) sehinggi rantai alat berat langsung menyentuh aspal selama melintasi jalan tersebut.
Dari pantau awak media sekira pukul 15:01 Wib pihak kepolisian telah datang ke lokasi tempat Excavator milik pemerintah kota Gunungsitoli sedang Beroperasi,/(Tim-red/sg)










