IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan-Rundown (daftar rinci urutan kegiatan, waktu pelaksanaan) kedatangan Menko Pangan RI, Dr. (HC) Zulkifli Hasan SE MM dalam peresmian SPPG Dapur MBG Yayasan Parhobas Sirisirisi tidak sesuai dengan rundown yang sudah disepakati antara pihak Yayasan Parhobas dengan Kementerian Koordinator Pangan.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Humbahas yang merangkap sebagai Pendiri dan Inisiator SPPG Dapur MBG Yayasan Parhobas Sirisirisi, Junita Rebeka Marbun SH MAP pada wartawan Indonesia hariini, Kamis (25/9/2025).
Junita Rebeka mengatakan, secara resmi kami dari Yayasan Parhobas mengundang Menko Pangan untuk meresmikan Dapur MBG Sirisirisi bersama Kepala BGN (Badan Gizi Nasional).
Jadi, kedatangan Menko Pangan dan Kepala BGN yg diwakili Deputi Pemasaran adalah murni hasil permintaan Yayasan Parhobas Sirisirisi dengan Kementerian Koordinator Pangan.
Dalam rundown kedatangan Menko, tidak ada kunjungan ke MBG Yayasan Holong do Ondolan. Seharusnya, dari Bandara Silangit langsung menuju SPPG Yayasan Parhobas Sirisirisi, ini jadi duluan ke Yayasan Holong do Ondolan. Ada apa dengan protokoler Pemkab Humbahas?. Protokoler dari Kemenko Pangan turut mempertanyakan hal tersebut, apakah seizin dari Yayasan Parhobas.
“Dalam hal ini, protokoler Pemkab Humbahas merubah rundown yang sudah disepakati Yayasan Parhobas Sirisirisi dengan Kemenko Pangan, karena dalam rundown yang sudah disepakati tidak ada kunjungan ke Yayasan Holong do Ondolan.
Diduga, protokoler Pemkab Humbahas mengambil kesempatan untuk merusak rangkaian acara peresmian Dapur MBG Yayasan Parhobas Sirisirisi. Hal ini membuat citra yang tidak baik bagi Pemkab sendiri,” kata Junita.
Demikian juga dalam hal pengguntingan pita peresmian, kenapa ada dua gunting? Kenapa Bupati Humbahas, Dr. Oloan P. Nababan ikut melakukan gunting pita?.
Dalam hal pemberian kata sambutan pun terjadi perubahan. Bahkan acara yang harusnya masih ada waktu kira-kira 15 menit lagi di acara peresmian tapi dipercepat, padahal setibanya di TSTH tidak ada yg ditemui karena kami yang lebih dulu hadir, ujar Wabup.
Yang lebih parahnya lagi, lanjut Wabup, penandatanganan MoU antara Yayasan Parhobas dengan Kopdes Merah Putih Kecamatan Pollung dan MoU Pembuatan Pabrik Tempe/Tahu dengan Koperasi Gerakan Swasembada Pangan, melalui kesepakatan Yayasan Parhobas Sirisirisi dengan Kementerian yang seharusnya ditandatangani hanya oleh pihak-pihak yang terkait yang disaksikan Menko Pangan terjadi perubahan yang mengikutkan penandatanganan Bupati Humbahas.
Intinya, banyaklah perubahan yang tidak sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan oknum-oknum tertentu untuk merusak rangkaian acara peresmian tersebut.
Saya menyadari bahwa perjalanan untuk menghadirkan program tersebut tidaklah mudah. Di tengah dinamika, rintangan, bahkan upaya yang mencoba menggoyahkan langkah, kami tetap berpegang pada keyakinan bahwa niat baik, kerja keras, serta kebersamaan akan selalu menemukan jalannya, ungkap Wakil Bupati Humbahas dengan lapang dada.
Protokoler Pemkab Humbahas, Irma Simanungkalit dikonfirmasi terkait perubahan rundown Menko Pangan RI dan penandatanganan MoU melalui WhatsApp belum ada tanggapan sampai berita ini ditayangkan. (Manda)










