Jalan Usaha Tani Desa Sinambela Diduga Proyeknya Asal Jadi

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan- Pembangunan jalan usaha tani (JUT) ,di Desa Sinambela sepanjang 478 meter, Kecamatan Baktiraja, yang sudah rampung pada Juli 2025 lalu diduga asal jadi, hingga kini belum mendapatkan perhatian dan pengecekan dari pihak Inspektorat Kabupaten Humbang Hasundutan.

Proyek yang dibiayai dari anggaran DD TA 2025 dengan nilai Rp 259.624.500 ini dilaksanakan secara swakelola dengan partisipasi masyarakat.

Meskipun masa pelaksanaan telah berakhir lebih dari enam bulan yang lalu, tidak ada tindak lanjut atau verifikasi kualitas kerja dari inspektorat terkait.

“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan perencanaan, namun hingga saat ini belum ada kunjungan atau panggilan dari inspektorat untuk melakukan pengecekan akhir,” ujar salah satu perwakilan masyarakat Desa Sinambela.

Tanpa pemantauan dan pengecekan dari inspektorat, masyarakat khawatir kualitas proyek tidak dapat terjamin dengan baik dan pembayaran sisa anggaran juga akan terhambat.

Mereka berharap pihak inspektorat segera memberikan perhatian dan melakukan pengecekan agar proyek dapat dinyatakan selesai secara resmi.

Dalam tinjauan beberapa media ke lokasi ternyata proyek ini sudah banyak ditemukan keretakan padahal boleh dikatakan masih seumur jagung.dalam hal ini perlu perhatian dari dinas terkait agar bisa dijamin kelayakannya. (Manda)

Share :

Baca Juga

Banten

Korem 052/Wijayakrama Gelar Penyuluhan Hukum Kepada Seluruh Anggota

Daerah

Pengukuhan Panitia Pelaksana Peringatan HUT ke–80 RI Kota Gunungsitoli Tahun 2025

Daerah

Kadis Kopenaker: Akta Notaris KDMP di Humbang Hasundutan 100% 

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Festival Seni Kreasi Tradisional Tingkat SMP

Banten

Sidang Gugatan JORR 2: Saksi PT Modernland Realty Jelaskan HGB 03000/Poris Plawad dengan Adanya Perubahan NIB 00144

Daerah

Bupati Haditi Acara Syukuran HUT Bhayangkara Ke 77 Di Humbahas

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan, Kepala Sekolah Menentukan Arah Kwalitas Pendidikan

Daerah

19 Kendaraan Pengguna Strombo dan Sirene Terjaring  di Ponorogo