IDN Hari Ini, Indramayu – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemendikbud RI, Restu Gunawan, mengunjungi Museum Bandar Cimanuk (MBC) yang berlokasi di Jalan Veteran, Indramayu.
Kehadiran museum ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan city branding Kabupaten Indramayu sebagai daerah pesisir dengan kekayaan budaya yang khas.
Dalam kunjungannya, Restu Gunawan menilai bahwa Indramayu memiliki karakter budaya yang unik, berbeda dengan budaya Sunda yang mendominasi Jawa Barat.
Menurutnya, budaya Indramayu lebih dekat dengan budaya Cirebon, sehingga perlu dikembangkan menjadi identitas khas yang membedakan Indramayu dari daerah lain.
“Hadirnya Museum Bandar Cimanuk dapat memperkuat city branding Indramayu sebagai daerah pesisir dengan keanekaragaman budaya yang khas.
Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Lucky Hakim, budaya Indramayu akan semakin kuat. Ini momentum untuk melakukan lompatan besar bersama para budayawan,” ujar Restu Gunawan.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan perhatian dari pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian budaya di daerahnya.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk membangun budaya Indonesia yang berakar kuat dari budaya lokal.
“Terima kasih atas berbagai masukannya. Kita sama-sama membangun Indonesia, berawal dari daerah,” kata Lucky Hakim.
Selama kunjungan, Bupati Lucky dan Dirjen Restu Gunawan berkeliling melihat koleksi Museum Bandar Cimanuk yang dipandu oleh Ketua MBC, Nang Sadewo.
Mereka juga melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah di halaman belakang museum, mempererat silaturahmi serta berdiskusi tentang upaya pengembangan budaya Indramayu ke depan.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Indramayu terus berupaya memperkokoh identitas budayanya sekaligus memperkenalkan keindahan daerah pesisirnya kepada dunia melalui strategi city branding berbasis kebudayaan.(Saudi)










