IDN Hari Ini,Wonosobo- Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wonosobo kembali mengambil peran penting dalam peningkatan literasi digital dengan melaksanakan kegiatan Implementasi AI Ready ASEAN bagi para perwakilan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Pelatihan yang berlangsung secara luring di MIN Wonosobo ini diikuti oleh 54 guru dari empat kecamatan: Mojotengah, Kalikajar, Kertek, dan Kalibawang.
Program AI Ready ASEAN merupakan bagian dari kemitraan strategis antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan membekali masyarakat ASEAN dengan kompetensi kecerdasan artifisial (AI). Inisiatif besar yang dijalankan di 10 negara ASEAN ini menargetkan pemberdayaan lebih dari 5,5 juta warga melalui pelatihan literasi dan keterampilan dasar AI. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama sejumlah Learning Implementation Partner (LIP), antara lain Mafindo, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, serta Bebras.
Materi Komprehensif: Dari Dasar AI hingga Etika dan Praktik di Kelas
Pelatihan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dengan menghadirkan empat trainer dari Mafindo Wonosobo. Sebanyak 12 materi diberikan, mencakup:
- Pengenalan Kecerdasan Artifisial
- Pemanfaatan AI untuk melawan hoaks dan misinformasi
- Etika, Privasi, dan Keamanan dalam penggunaan AI
- Pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran
- Pembuatan alat sederhana berbasis AI
Penguatan keamanan data dan privasi
Peserta juga dibekali akses ke platform Learning Management System (LMS) di institute.mafindo.or.id agar dapat terus mengembangkan kemampuan mereka secara fleksibel.
Apresiasi dari Pengawas Madrasah
Ibu Zul Arifah, S.Ag., M.Pd.I, Pengawas Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Wonosobo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk membantu kerja para guru dalam melakukan inovasi pembelajaran sehingga prosesnya menjadi lebih menarik dan efisien. Apalagi sertifikat yang didapat setara 12 JP dan bertaraf internasional. Para peserta sangat beruntung mendapat kesempatan ini,” ujarnya.
Guru Harus Jadi Pelopor AI
Sementara itu, Astin Meiningsih, Korwil Mafindo Wonosobo, menegaskan pentingnya peran guru sebagai pelopor pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan.
“Perkembangan zaman menuntut guru untuk beradaptasi. Kecerdasan Artifisial sangat relevan untuk mendukung efisiensi dan inovasi pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan AI untuk membuat sistem pembelajaran adaptif seperti penilaian otomatis, chatbot edukatif, hingga aplikasi pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan siswa,” jelasnya.
Tentang Mafindo
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) adalah organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2016 dan fokus memerangi misinformasi serta hoaks. Memiliki lebih dari 95.000 anggota daring dan 1.000 relawan, Mafindo aktif menjalankan berbagai program edukasi dan literasi digital.
Melalui mandat dari ASEAN Foundation, Mafindo menyelenggarakan pelatihan AI Ready ASEAN di 41 wilayah di Indonesia.
Website: mafindo.or.id/tentang-mafindo
Email Program: mafindo.aiready@mafindo.or.id
(Sugito)










