Home / Daerah / Infografis / Metropolitan / Nasional / Nias / Regional / Sumut

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:01 WIB

Padamnya PLN Dan Sinyal Internet di Pulau Nias Hilang, Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Nias AMP Minta Segera Dipulihkan

IDN Hari Ini  Nias-Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Nias (AMP NIAS) membuat suasana Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, memanas pada hari Selasa (2/12/2025).

Dua penyedia layanan publik besar, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Telkomsel Gunungsitoli, serentak menjadi sasaran unjuk rasa akibat seringnya pemadaman listrik dan sinyal internet yang hilang.

Ratusan demonstran dari berbagai lapisan masyarakat turun ke jalan dan memblokade akses menuju kantor kedua instansi, dengan pengawalan petugas Kepolisian Resort (Polres) Nias. Mereka menyuarakan kekecewaan atas pelayanan yang dianggap tidak memadai.

Koordinator aksi sekaligus Ketua Projo Nias, Darwis Zendrato, dalam orasinya yang penuh semangat mengatakan:

“Listrik sering padam tanpa alasan jelas, sementara sinyal Telkomsel lebih sering hilang di beberapa hari ini. Bagaimana kami bisa beraktifitas di era digital saat ini, kalau dua kebutuhan vital ini saja tidak bisa dipenuhi dengan baik?” Kata-katanya disambut gemuruh massa.

AMP Nias menyampaikan bahwa buruknya pelayanan kedua instansi menyebabkan kerugian ekonomi besar bagi masyarakat.

Pemadaman listrik mengganggu aktivitas bisnis, merusak peralatan elektronik, dan menghambat proses belajar-mengajar. Sementara itu, sinyal Telkomsel yang kurang baik membuat komunikasi terputus, transaksi online gagal, dan akses informasi terbatas.

Aksi sempat memanas ketika petinggi PLN awalnya mengutus karyawan muda untuk menemui pengunjuk rasa. Orator sekaligus Sekretaris LSM Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK), Yason Yonatan Gea S.Pd, menegaskan:

“Kenapa anak ingusan di suruh untuk menemui kami di depan ini, kami ini bukan anak-anak, tidak adakah manusia petinggi PLN di dalam sana yang mau peduli untuk menemui dan menerima aspirasi kami?” Tak lama kemudian, petinggi PLN bersedia menjumpai demonstran dan menerima aspirasi.

Setelah itu, massa berpindah ke kantor Telkomsel yang tidak jauh dari UP3 Nias, dengan kawalan penuh Polres Nias. Awalnya Branch Manager Sales Mobile Cabang Padang Sidempuan Telkomsel, Kurnia Prasetia Zega, berada di halaman kantor, kemudian didesak untuk mendekat dan memberikan penjelasan. Massa juga menginginkan ruang diskusi di dalam kantor.

Diskusi terbuka antara Kurnia Prasetia Zega dan puluhan utusan demonstran sempat memanas karena jawaban dari manajer dinilai ngawur dan tidak logis oleh utusan AMP Nias.

Selain menyampaikan kekesalan, AMP Nias juga memberikan saran. “Kami menghadirkan saran kepada pihak PLN, misalnya ketika ada pemadaman listrik, mereka harus menyediakan genset besar.

Begitu juga, jika Telkomsel memiliki cadangan atau langkah mitigasi ketika menghadapi situasi darurat yang menyebabkan sinyal terputus,” ungkap Darwis Zendrato dalam forum diskusi.

AMP Nias menegaskan akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi dalam waktu dekat.

“Kami akan menunggu dan menagih janji Kurnia Prasetia Zega untuk menyampaikan aspirasi kami ke Pimpinan nya serta berharap jaringan internet di Kepulauan Nias di pulihkan dan akan segera menuntut kerugian akibat jaringan internet sebagai masyarakat pelanggan setia Telkomsel,” ujar Helpin Zebua, utusan AMP Nias yang juga Ketua DPD LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI).

“Jika PLN dan Telkomsel terus tidak melayani dan peduli, maka kami siap melakukan ‘revolusi’ layanan publik!” tegas Mikoz Zebua, salah satu utusan AMP Nias dengan nada geram. Mereka juga menyerukan seluruh masyarakat Nias untuk bersatu melawan ketidakadilan dalam pelayanan publik.

Di tempat terpisah, perwakilan petinggi PLN UP3 Nias dan Manager Sales Mobile Branch Padang Sidempuan Telkomsel berjanji akan segera menyikapi dan merespon keluhan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi berjalan lancar, tertib, dan damai dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kemudian mereka membubarkan diri dengan damai.(Tim)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Polresta Cirebon Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi dan Kamtibmas

Daerah

Satu Unit Sepeda Motor di Serahkan Kepada Alih Waris Oleh Polsek Alasa, Kuasa Hukum korban Apresiasi Kinerja Polisi

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan Tinjau Akses Jalan di Desa Sampetua dan Desa Batunagodang Siatas

Daerah

Pelayanan Publik Samosir Capai Zona Hijau Bupati Samosir Terima Penghargaan Dari Ombudsman RI

Daerah

Ramah Tamah Atas Berakhirnya Tugas Pjs. Wali Kota Gunungsitoli dan Pjs. Ketua TP. PKK Kota Gunungsitoli 

Banten

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, SDN Sindang Panon 2 Kabupaten Tangerang Sambut dengan Semangat Kebersamaan dan Hijrah Positif

Daerah

Karutan Humbahas sambut Kakanwil Ditjenpas Sumut Laksanakan Monitoring dan Evaluasi 

Daerah

Kejari Nisel Berhasil Tahan 2(Dua) Orang Tersangka Korupsi Dana Desa TA 2020, Kepala Desa TB Hilisalo’o Bersama Kaur Keuangan LB Masuk Bui