Home / Daerah / Humbang Hasundutan / Metropolitan / Nasional / Regional / Sumut

Senin, 9 September 2024 - 11:58 WIB

Pelaku Ekonomi Kreatif di Humbahas Dilatih Teknik Pewarnaan dan Menganyam

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan – Ketua Pokja Kriya Direktorat Kuliner Kriya Desain Fesyen Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) RI, Benedictus Permadi bersama mentor batik warna alam dan mentor anyaman (Aprina Murwanti, Nuri dan Chriswantra) hadir di Kantor PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Doloksanggul, Sabtu (7/9/2024) untuk mereviu dan evaluasi produk inkubasi kriya di Humbang Hasundutan. Kegiatan itu dibuka Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Humbahas Jakkon Halomoan Marbun SE MM.

Jakkon Marbun mengatakan kehadiran dari Kemenparekraf dan mentor di Humbang Hasundutan untuk mereviu sekaligus melaksanakan evaluasi produk inkubasi kriya termasuk memberikan ilmu kepada para pelaku ekonomi kreatif.

Karena sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah melaksanakan pelatihan inkubasi kriya yang diikuti 14 orang peserta yang sudah berlatih tentang teknik pewarnaan dan teknik menyanyam.

Jakkon H Marbun SE menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk menghasilkan produk unggulan sebuah daerah. Dimana produk tersebut dihasilkan dengan memberikan pendampingan langsung dari berbagai pihak terkait, guna membantu para pelaku ekonomi kreatif untuk dapat mengembangkan variasi produk. Serta mendorong para pelaku ekonomi kreatif dapat menciptakan produk-produk kreatif unggulan yang menjadi ciri khas Kabupaten Humbang Hasundutan. Kemudian untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para pelaku ekonomi kreatif serta memperluas pasar dan jaringan distribusi produk yang dihasilkan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan semua peserta mendapat ilmu baru dan wawasan baru. Sehingga nantinya, ilmu yang didapat, bisa diaplikasikan dan produk-produk yang dihasilkan dapat dikenal secara nasional. Pelatihan ini juga memberikan manfaat kepada pelaku ekonomi kreatif dan dapat berkontribusi pada kemajuan pariwisata khususnya di wilayah Humbang Hasundutan.

Jakkon H Marbun menambahkan seni membatik telah lama menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia dan telah mempesona dunia dengan keindahannya. Teknik pewarnaan batik, merupakan salah satu proses utama dalam pembuatan batik, menghasilkan karya seni yang unik dan menakjubkan. Teknik pewarnaan batik, salah satu aspek penting dalam pembuatan karya seni batik yang indah dan memukau. Dengan memahami prosesnya dan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya, pelaku ekonomi kreatif dapat menciptakan karya batik yang memiliki warna yang hidup dan menampilkan keindahan warisan budaya Indonesia termasuk didalamnya budaya Humbang Hasundutan.

Setelah mengikuti reviu dan evaluasi Kriya Humbang Hasundutan, Hidayati Simanullang dari Batik Ogan terpilih mewakili 14 pelaku UMKM yang telah dilatih pada bulan Juni lalu, untuk mengikuti pameran di Acara Apreasiasi Kreasi Indonesia di Summarecon Mall Serpong, Tangerang Banten, tanggal 12-15 September 2024 mendatang. Seluruh biaya akomodasi ditanggung penuh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (Manda)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasat Binmas Polres Nias Selatan AKP Sonahami Lase Bantu Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Hilisimaetano

Banten

Aksi Damai Jurnalis dan LSM di Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Desak Penertiban Bangunan dan Menara BTS Tak Berizin

DKI

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Terpilih Periode 2025-2030, ikuti Gladi Kotor

Daerah

Buka Muskab Esport, Bupati Lucky Hakim Harap Indramayu Cetak Atlet Nasional

Daerah

Pemkab Humbahas Bersama BBPJN Sumut Tinjau Rencana Pembangunan Gorong-Gorong/Cross Drain Di Kota Doloksanggul

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Berbagai Kegiatan Memperingati Hari Bhayangkara ke-78

Daerah

Pemkab Humbahas Ikuti Monitoring Aplikasi Berbasis Informasi dan Teknologi IT, Pada Pengelolaan Dana Desa/Kelurahan yang Dilaksanakan Kejari Humbahas

Daerah

Deklarasi Dukungan untuk H. Afif Nurhidayat S. Ag dalam Pilbub Wonosobo Dua Periode