Home / Daerah / Indramayu / Infografis / Jabar / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:29 WIB

Pemkab Indramayu dan KTNA Bersinergi Dorong Pertanian Berkelanjutan, Wujudkan Petani Sejahtera

IDN Hari Ini, Indramayu- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menggelar audiensi untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi petani serta mencari solusi strategis guna meningkatkan kesejahteraan.

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, serta Kepala Bidang Hortikultura, Perkebunan, dan Penyuluhan DKPP, Mohammad Ikhwan Farkhani. (25/03/2025)

Kondisi Petani Indramayu: Tantangan dan Harapan

Sugeng Heriyanto memaparkan kondisi nyata petani di Indramayu. Rata-rata hasil panen mencapai 7 ton per hektare dengan pendapatan kotor sekitar Rp45 juta per musim. Namun, setelah dikurangi modal produksi sebesar Rp25 juta, keuntungan bersih petani hanya sekitar Rp20 juta per musim atau Rp2,5 juta per bulan.

Setelah dipotong kebutuhan hidup, sisa penghasilan petani hanya Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, padahal kebutuhan minimum mencapai Rp700 ribu. Ketimpangan ini menjadi salah satu penyebab kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

“Permasalahan petani harus diselesaikan secara komprehensif. Salah satu solusinya adalah mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menekan biaya panen dan meningkatkan efisiensi,” tegas Sugeng.

Sinergi Pemerintah, Gapoktan, dan KTNA

Wakil Bupati H. Syaefudin menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Kelompok Tani (Poktan) di tingkat desa. Pemkab juga mendorong kolaborasi dengan KTNA, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, untuk menyusun strategi pertanian yang cerdas dan berkelanjutan.

“Bertani memang penuh tantangan, tetapi dengan semangat kebersamaan, kita harus mampu menghadapinya. Apa yang kita sepakati hari ini menjadi tugas bersama,” ujar Syaefudin.

Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk memastikan perhatian khusus terhadap sektor pertanian. “Bupati sangat peduli terhadap pertanian karena ini adalah tulang punggung perekonomian Indramayu,” tambahnya.

Keluhan Petani: Infrastruktur dan Hama

Perwakilan KTNA dari Krangkeng dan Kandanghaur menyampaikan keluhan terkait infrastruktur irigasi yang belum optimal serta serangan hama tikus yang merugikan petani. Mereka berharap ada dukungan penuh dari pemerintah dalam penganggaran dan pelaksanaan program pertanian.

Menanggapi hal tersebut, Syaefudin menegaskan bahwa Pemkab akan segera mengambil langkah konkret. “Kami akan mengundang camat dan kuwu untuk menyamakan persepsi dalam mengatasi masalah irigasi dan hama tikus. KTNA akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemandirian petani,” tegasnya.

Komitmen Menuju Pertanian Berkelanjutan

Pemkab Indramayu berkomitmen untuk terus mendampingi petani melalui inovasi teknologi, peningkatan akses permodalan, dan perbaikan infrastruktur pertanian. Dengan sinergi antara pemerintah, KTNA, dan petani, diharapkan kesejahteraan petani Indramayu dapat meningkat secara berkelanjutan. (Saudi)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Jum’at Curhat Bersama Pengurus Bhayangkari, Kapolresta Cirebon Berikan Pesan Ini

Daerah

Pisah Sambut “Sinergi Tanpa Batas dalam Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan Hukum”

Daerah

Bupati Lucky Hakim Hadiri Pelantikan Pengurus Garda Pemuda Nasdem Indramayu

Daerah

TP PKK Kota Gunungsitoli Peringati Hari Kartini ke-147, Dorong Perempuan Berdaya dan Aksi Nyata Lintas Generasi

Daerah

Pemkab Humbahas Menyampaian Ranperda pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A.2023 Kepada DPRD

Daerah

Karutan Humbahas Diduga Alergi Terhadap Wartawan 

Daerah

Bupati Lucky Hakim Apresiasi ASN yang Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan

Cirebon

Selama Maret – April 2024, Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 10 Kasus Sabu-Sabu Hingga OKT