Home / Politik

Kamis, 17 Maret 2022 - 18:07 WIB

Pihak yang   Mengamandemen UUD 1945 terkait Pemilu 2024, Mesti Lalui ‘Tembok’ PDIP

Jakarta, IDNHari Ini – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Nusirwan Sujono, menegaskan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu akan menaati konstitusi yang mengamanatkan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) berlangsung tiap lima tahun sekali.

Oleh sebab itu, klaimnya, jika ada pihak-pihak yang ingin mengubah konstitusi lewat amendemen UUD 1945 terkait pemilu 2024, mesti melampaui ‘tembok’ PDIP terlebih dahulu.

“Kita sudah tegas mengatakan bahwa kita menjaga konstitusi, dalam pengertian bahwa demokrasi lima tahunan itu kan kita jaga, itu kan sudah berulang-ulang sampai capek ngomongnya,” tutur Nusirwan dilansir dari CNNIndonesia TV, Senin (7/3).

“Jadi pasti [rencana] itu tidak akan lewat dari tempat kita, sudah pasti akan melewati temboknya PDIP terlebih dahulu kalau untuk berhadapan dengan hal tersebut,” sambungnya.

Menurutnya, penundaan pemilu atau perpanjangan jabatan presiden ini membutuhkan amandemen konstitusi yang prosesnya berbeda dengan perundang-undangan lain.

“Ini adalah pekerjaan proses yang tidak sederhana,” ucap Nusirwan.

Ia memaparkan PDIP tegas menaati konstitusi termasuk pada 2016 silam ketika wacana Pembangunan Semesta Berencana sempat digaungkan ketua umum mereka, Megawati Soekarnoputri.

Rencana itu merujuk pada perubahan pola perencanaan pembangunan jangka panjang dan berkelanjutan. Namun, seiring berjalan waktu, muncul keinginan lain yang bertolak belakang dengan konstitusi.

“Pada saat muncul muatan yang lain, kita segera menarik diri dan itu [Semesta Berencana] tidak jalan. Karena pada awalnya kita hanya mengusulkan satu hal itu saja, tapi begitu di tengah jalan muncul keinginan yang lain, maka kita pun siap menarik diri,” ujarnya.

Sebelumnya, usulan menunda pemilu dilontarkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Dukungan itu kemudian disusul oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Beberapa partai belum mengeluarkan sikap terhadap rencana ini. Sedangkan, PDIP secara tegas menolak ide penundaan Pemilu 2024.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan Presiden Jokowi berulang kali menegaskan bahwa dirinya menolak usulan penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.( idn ).

tag: Politik, Amandemen, UUD45, PDIP, Pemilu

Share :

Baca Juga

Daerah

Deklarasi Damai di Wilayah Hukum Polres Nias yang bertempat di Aula Graha Samka Satyawada Polres Nias Wujudkan Pilkada 2024

Cirebon

Sinergi Ulama Umaroh Dalam Menyambut Pilkada Serentak 2024, Polresta Cirebon Gelar Silaturahmi Da’i Kamtibmas

Daerah

Perkuat Soliditas Jelang 2029, DPC PKB Indramayu Klaim Jadi Role Model Strategi Pemenangan

Politik

Emrus: Pencalonan Anies Membuat NasDem Berada dalam Posisi Sulit

Banten

H. Sachrudin Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Serahkan Daftar Calon Legislatif Periode 2024-2029 Ke KPUD Kota Tangerang

Cirebon

Menuju Pilkada Kota Gunungsitoli 2024, Yusman Dawolo Resmi Mendaftar Di Partai Perindo Kota Gunungsitoli

Daerah

Cabup Indramayu Nina Agustin, Marahi Warga yang Acungkan Simbol Jari Tangan Nomor 2

Daerah

PKS Indramayu: Halalbihalal Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Konsolidasi Total Melayani Rakyat Bumi Wiralodra