Home / Internasional

Minggu, 6 Maret 2022 - 10:51 WIB

Rinat Akhmetov : Rusia Negara Agresor dan Putin  Penjahat Perang.

KIEV, IDN Hari Ini – Rinat Akhmetov secara terbuka menyebut Rusia sebagai agresor. Orang terkaya di Ukraina itu juga melabeli Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang. “Rusia negara agresor dan Putin adalah penjahat perang.

Ukraina selalu menjadi negara yang damai dan tidak pernah menyerang siapa pun. Dan hari ini negara kami hancur. Desa, kota, infrastruktur, dan warga sipil menderita,” katanya seperti dikutip dari Ukrainska Pravda, Sabtu (5/3).

Rinat Akhmetov merupakan pendiri System Capital Management (SCM) dan mengawasi sahamnya di berbagai bisnis industri. Pria kelahiran Donetsk berusia 55 itu memiliki saham di perusahaan pertambangan dan baja Metinvest Group, salah satu perusahaan swasta terbesar di Ukraina. Selain pertambangan, usaha Akhmetov juga termasuk di bidang telekomunikasi, teknik, keuangan, real estat, transportasi, sepak bola dan ritel.

Forbes menyebut kekayaan bersih Akhmetov saat ini mencapai USD 5,8 miliar atau sekitar Rp 84 miliar. Akhmetov mengatakan semua kontak bisnisnya dengan Rusia telah terputus. Dia mengaku tidak lagi memiliki kepentingan dan aset di Negeri Beruang Merah.

“Saya membantu tentara Ukraina mempertahankan kedaulatan negara kami, untuk menang, dan Ukraina harus bertahan hidup,” ujarnya.

Hal senada juga diungkap pria-pria tajir Ukraina lain seperti Victor Pinchuk dan Constantine Zhevago. Pinchuk sepakat dengan Akhmetov, menyebut Rusia agresor dan Putin penjahat perang. x “Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Ukraina dan organisasi sukarelawan,” tutur Pinchuk. “Perusahaan industri kami mendukung unit militer dan unit pertahanan teritorial,” imbuhnya. dikutip darinJPNN.( IDN )

Tag: internasionalInvasi Ukraina Rusia, Nato, Sanksi Ekonomi

Share :

Baca Juga

Internasional

Ambisi Putin Hidupkan Uni Soviet

Internasional

Jokowi Sandang Gelar Bergengsi Presidensi G20

Internasional

International Criminal Court (ICC) Memulai Penyelidikan Kejahatan Perang di Ukraina

Hukum

Langkah Iran Hapus GPS, Beralih ke BeiDou: Sinyal Geopolitik dari Teheran

Internasional

Kerahkan Pasukan Tempur Multinasional Forward Presence (eFP ) Nato Ke NegaraTetangga Ukraina

Ekonomi

China Naikkan Tarif Impor Barang AS hingga 125 Persen, Sebut Kebijakan Trump “Lelucon Ekonomi”

Daerah

Pemkab Humbahas Buka Rapat Koordinator Tim Pengawasan Orang Asing

Banten

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Ditahan Kejati Banten Terkait Dugaan Korupsi Proyek Sampah