IDN Hari Ini, Indramayu – Suasana mendadak tegang saat Calon Bupati (Cabup) Indramayu nomor urut 3, Nina Agustin, tiba di salah satu kawasan pemukiman dan terlibat dalam peristiwa yang memancing sorotan publik. Insiden terjadi saat sejumlah warga yang berkumpul di lokasi mengangkat tangan dengan simbol jari nomor 2.
Melihat aksi warga, Nina Agustin yang juga Bupati Indramayu saat ini, turun dari kendaraannya dan terlihat marah, menganggap gestur warga sebagai provokasi terhadap kampanyenya.
Dalam momen yang direkam beberapa warga, Nina disebutkan memberikan peringatan keras kepada mereka yang terlibat.
Selain itu, dia bahkan mengancam akan melaporkan tindakan tersebut ke pihak Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, menganggap simbol tersebut sebagai penghinaan atau bentuk dukungan bagi calon lain.
Aksi Nina Agustin yang dianggap terlalu reaktif ini memicu reaksi dari masyarakat dan tim sukses para calon lain. Sebagian masyarakat menilai reaksi Nina kurang bijaksana sebagai pejabat publik, sementara sebagian lainnya menyebut hal itu sebagai bentuk ketegasan Cabup nomor urut 3.
Tim kampanye dari calon lain pun sangat menyayangkan peristiwa ini dan meminta semua pihak agar tetap menjaga kondusivitas selama masa kampanye.
Pihak Kepolisian Resor Indramayu sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Nina.
Masyarakat setempat berharap bahwa insiden ini tidak berujung panjang dan para kandidat tetap bisa berkampanye secara damai tanpa menimbulkan ketegangan lebih lanjut di kalangan warga. (Saudi)










