Home / Daerah / Indramayu / Jabar / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / Sosial

Selasa, 15 April 2025 - 15:17 WIB

Indramayu Jadi Lokasi Prioritas, Kemensos Dorong Penyelesaian Program Kampung Nelayan Sejahtera

IDN Hari Ini, Indramayu – Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mempercepat penyelesaian program Kampung Nelayan Sejahtera di Kabupaten Indramayu, yang telah ditetapkan sebagai salah satu lokasi prioritas.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Kabupaten Indramayu pada Selasa (15/4/2025), guna meninjau langsung progres program tersebut.

Kehadiran Dirjen Mira disambut langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, didampingi jajaran SKPD terkait serta Camat Kandanghaur.

Dalam sambutannya, Dirjen Mira menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi percepatan penurunan kemiskinan nasional serta pembangunan tiga juta rumah di seluruh Indonesia.

“Indramayu dipilih langsung oleh Menteri Sosial sebagai lokasi prioritas. Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menyediakan pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi,” ujar Mira.

Ia menambahkan bahwa Kemensos bekerja sama dengan IPB dan BAZNAS untuk pelatihan serta kurasi produk lokal, sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat nelayan.

Progres pembangunan dikabarkan telah mencapai 95 persen, dengan target penyelesaian penuh paling lambat pada 1 Juni 2025. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,3 miliar untuk mendukung keseluruhan kegiatan ini.

“Kami menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi. Setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Mira.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan pemerintah pusat. Ia menyebut persoalan banjir rob telah menjadi tantangan tahunan dan perhatian nasional, terutama karena wilayah terdampak berada di jalur utama arus mudik.

“Kami menyambut baik program ini dengan semangat gotong royong dan siap mengikuti arahan pemerintah pusat,” ungkap Lucky. Ia juga menyoroti pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan potensi ekonomi lokal.

Camat Kandanghaur, Hatta Direja, mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Eretan Kulon sangat mengapresiasi bantuan relokasi yang diberikan. “Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dan menyukseskan program hingga selesai pada April 2025,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari BAZNAS RI, yang terlibat dalam pembangunan 93 unit rumah dan satu masjid dua lantai. Mereka juga mendampingi warga yang akan mengelola Z-Corner—sebuah ruang ekonomi kreatif untuk menampilkan produk-produk UMKM unggulan dari Indramayu.

“Program ini bukan sekadar menyediakan rumah fisik, tetapi juga membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan spiritual warga,” ungkap perwakilan BAZNAS.

Kunjungan ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh melalui pendekatan holistik pembangunan sosial.(Saudi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli Membuka Forum Konsultasi Publik RPJPD   

Hukum

Sidang Praperadilan Di PN Gunungsitoli, Pemohon Dan Termohon Turut Hadir, Atas Dugaan Status Tersangka Destriani Zebua Yang di Kriminalisasi

Banten

Kejari Tangerang Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi PT Angkasa Pura Kargo, Negara Rugi Rp 8 Miliar

Daerah

Pesta Peresmian Patung A. Tuan Binur Munte Dilaksanakan 28-30 Juni 2023 di Matiti, Humbahas

Daerah

Disayangkan Pelayanan RSUD Thomsen Nias, Kembali Menuai Sorotan Tajam, Kelurga Pasien Kecewa

Cirebon

Polresta Cirebon Gerebek Rumah Penyimpanan Miras di Kecamatan Pabedilan

Banten

Gugatan PIK 2 Mandek di Sidang Ke-5, Kuasa Hukum Tergugat Hadir Tanpa Legalitas

Daerah

Bencana Longsor Terjadi Di Dusun Tahuis Desa Hauagong Kecamatan Pakkat Humbang Hasundutan