Home / Internasional

Jumat, 25 Maret 2022 - 07:46 WIB

Rezim Putin Akan Berahir Serang Ukraina

Jakarta, IDN Hari Ini — Mantan agen Badan Intelijen Uni Soviet (KGB), Jack Barsky dan Oleg Kalugin menilai invasi Rusia di Ukraina akan menjadi akhir dari pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kalugin, yang merupakan mantan bos KGB sekaligus anggota utama KGB Rusia, mengatakan Putin saat ini sedang berada di akhir masa pemerintahannya. Sebab, ujar dia, sebagian besar warga Rusia meyakini bahwa sang presiden sudah tak lagi dapat dipertimbangkan untuk dipilih.

“Opini publik di Rusia di bawah Putin sama seperti di bawah Joseph Stalin. Bukan masalah berapa banyak orang yang memilih. Ini masalah siapa yang diperhitungkan,” kata Kalugin dalam wawancara dengan News Nation, dikutip Kamis (24/3).

“Bagi sebagian orang, kedengarannya cukup meyakinkan tetapi bagi sebagian besar orang Rusia, sejauh yang saya tahu, Putin sedang dalam perjalanan keluar,” lanjutnya.

Senada, Jack Barsky juga mengatakan Putin saat ini berada dalam penjagaan yang amat ketat usai menyerang Ukraina. Ia menilai, invasi itu akan membuat Putin terjerembab ke dalam situasi buruk.

“Anggap saja ia bisa bertahan dari sini, sebut saja tak ada kudeta melawannya dalam waktu lama. Tapi ia akan menghadapi masalah jika terus melakukan ini (invasi Ukraina) jika banyak tentaranya yang tewas. Ia akan mendapati Afghanistan,” tutur Barsky merujuk pada keruntuhan Uni Soviet usai menginvasi Afghanistan pada 1979.

“Anda tahu, Afghanistan merupakan awal keruntuhan Uni Soviet. Ukraina mungkin saja menjadi awal berakhirnya Putin sebagai diktator,” ia melanjutkan.

Namun demikian, Kalugin menilai Putin tak akan merelakan begitu saja kejatuhan rezimnya. Ia menduga sang presiden akan melakukan berbagai cara agar tetap bisa berkuasa.

“Dia akan mencoba melakukan semua yang dia bisa untuk tetap berkuasa dan, tentu saja, menyingkirkan semua saingan potensial,” ujarnya.

Putin sebelumnya merupakan mantan anggota KGB seperti keduanya. Ia memimpin KGB usai ditunjuk oleh Presiden Boris Yeltsin.

Penunjukkan Putin sebagai kepala itu disebut menjadi awal kejatuhan Kalugin. Setelah Yeltsin mundur dari bangku Presiden, Putin pun maju mengambil alih kekuasaan tersebut.(idn )

Tag: Ukraina, Rusia, KGB, Invasi

Share :

Baca Juga

Daerah

LSM KCBI Kepulauan Nias Tanggapi Isu Perdagangan Manusia Libatkan WNA Tiongkok: Belum Ada Bukti Ditemukan

Daerah

Korban Penembakan TKI di Malaysia, Meminta Presiden Pulangkan Jenazah Korban

Internasional

Prancis Sergap Kapal Kargo Rusia

Internasional

Jokowi Sandang Gelar Bergengsi Presidensi G20

Internasional

Rusia Hantam Ukraina dengan Rudal Hipersonik  dari Laut Hitam dan Laut Kaspia

Banten

Sampah Bandara Soekarno-Hatta Menggunung, Akibat Warisan PT. ISU Yang Tidak Memenuhi Standarisasi SLA

Internasional

Ketika Mimpi Menjadi Langkah, Innerlight Bawa Para Perempuan Hebat Menjejak Negeri Sakura

Banten

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Ditahan Kejati Banten Terkait Dugaan Korupsi Proyek Sampah