Home / Buru / Hukum

Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:25 WIB

Rusdi SAMPAIKAN Kecewaan Melalui Vidio Terhadap Polres Pulau Buru

Maluku./Pulau Buru. IDN Hari Ini – Personil AparatKepolisian Resor Polres Pulau Buru, kembali membersihkan aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih beroperasi di kawasan tambang Gunung Botak, Kabupaten Buru, Pada senin (21/2/2022).

Penyisiran terhadap penambang emas ilegal itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Pulau Buru, Kompol Ruben M.H. Sihombing, S.IK.Kegiatan itu Sejumlah tenda, warung dan bak rendaman milik PETI dibakar maupun dibongkar menggunakan alat berat jenis loader.

Rencananya, pembongkaran terhadap bak rendaman milik PETI yang masih tersisa di kawasan Kali Anahoni, Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, akan di lakukan kembali atau dilanjutkan pada Selasa (22/2/2022)

Dalam penyisiran tersebut sebanyak 50 personel Polres Pulau Buru dan Polsek Waeapo dikerahkan. Ikut dalam melaksanakan kegiatan itu yakni Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Polair Polres Pulau Buru. Kapolsek Waeapo, dan Kanit IV Satreskrim Polres Pulau Buru juga ikut dalam kegiatan itu.

Baca Juga  Majelis Hakim PN Tangerang: Penetapan Konsinyasi PT. Angkasa Pura 2 sebagai Perbuatan Melawan Hukum

“Perintah pimpinan penertiban di kawasan kali Anahoni ini, usahakan tidak ada bangunan atau tenda yang terlihat masih berdiri, semua aktivitas dan tenda harus diratakan dengan tanah,” pinta Wakapolres Pulau Buru, Kompol Ruben M.H. Sihombing, S.IK.

Wakapolres menyampaikan, penertiban hari ini dimulai dari atas kawasan kali Anahoni hingga bawah sungai tersebut. Kegitan hari ini dibantu dengan satu unit alat berat jenis loader.

“Jika ada kendala atau benturan dengan penambang maka lakukan langkah yang humanis dan persuasif. Bakar semua tenda yang masih terlihat berdiri, dan rusak semua peralatan yang ditemukan sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,”tegas wakapolres

Lanjut-Ia memerintahkan kepada personel agar penertiban, bahwa hari ini harus dapat dilakukan dengan sempurna atau secara maksimal.

Baca Juga  Direskrimsus Polda Maluku Tetapkan Mantan Walikota Tual sebagai Tersangka CBP

“Jika masih terlihat ada tenda atau aktivitas yang tidak tersentuh maka taem semua akan bermalam di lokasi kali Anahoni untuk melanjutkan kegiatan pada hari esok,”printah Ruben

Untuk diketahui, tim bergerak masuk lokasi pertambangan emas ilegal pukul 12.30 WIT. Tim tampak membongkar dan membakar tenda-tenda tempat tinggal ataupun tenda warung yang masih ada.

Sejumlah bak rendaman, juga terlihat dibongkar menggunakan satu unit alat berat jenis loader.Masyarakat yang masih terlihat juga diminta untuk segera meninggalkan lokasi kali Anahoni. Warga juga diingatkan untuk tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin baik menggunakan bahan kimia ataupun secara manual.
Selanjutnya, pembongkaran terhadap bak-bak rendaman yang belum sempat dilakukan hari senin akan dilanjutkan pada hari Selasa
,dengan menggunakan satu unit alat berat jenis Excavator.
Selanjutnya-Kagiatan penggusuran yang sedang berlangsun di sungai Anhoni,menggunakan alat berat itu.melahirkan pemikiran baru dari masyarakat penambang,mereka beranggapan ada unsur tebang pilih.karena di lokasi PETI gunung botok Masi beraktifitas seperti biasa. Seperti Dompeng tembak larut juga Rendaman yang menggunakan bahan kimia yang sama seperti di sungai anhoni,sampai berita ini diterbitkan kegiatan PETI di Gunung Botak Masi beraktifitas.
Selain itu-Rusdi salah satu masyarakat adat, yang saat ini tinggal Di Desa Widit,Kecamatan Wailata,sempat menyampaikan kekesalannya lewat sebuah Vidio,yang berdurasi 58 detik.yang menyebut nama bupati buru.bawasannya surat perintah hanya di lakukan di sungai anhoni,lalu kenapa aset masyarakat adat seperti kolam yang menjadi korban,di lokasi gunung botak.sementara pak bupati Ramli buru punya rendaman yang menggunakan exssfator di sungai anhoni.

Baca Juga  PN Jaksel Hadirkan Saksi Meringankan Untuk Bharada E

Jurnal Maluku(iw)

Tag: Gunung Botak, PETI , Masyarakat Adat, tambang ilegal

Share :

Baca Juga

Daerah

Dugaan Penyelewengan Dana Aspirasi Gubernur TA 2019 di Desa Kambangan – Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah

Cirebon

Kapolresta Cirebon Kunjungi Sejumlah Polsek Jajaran Cek Pelayanan Publik dan Beri Motivasi Kerja Kepada Anggota

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sahur, Cegah Gangguan Kamtibmas dan Ajak Segera Sahur

Daerah

Kapolres Lakukan Kunker Ke Kantor KPU Humbang Hasundutan

Cirebon

Warga Apresiasi Polresta Cirebon Tanam Ribuan Pohon, Program Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini

Cirebon

Tutup Pesantren Kilat ABH, Kapolresta Cirebon Berikan Pesan yang Menyentuh

Buru

Masyarakat Adat  Tergabung dalam Lembaga Soar Pito SoarPa,Petuanan Kaiely Turunkan Baliho yang Bertuliskan  Raja Kaiely Fandi Asari Wael.

Cirebon

Ciptakan Kamtibmas Aman Dan Kondusif Dalam Bulan Ramadhan, “Polsek Babakan Polresta Cirebon Gencarkan Patroli”

Contact Us