Wakil Bupati Humbahas Pimpin Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan

IDN Hari Ini,Humbang Hasundutan-Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Junita Rebekka Marbun, SH., M.AP, memimpin rapat koordinasi dan kunjungan lapangan terkait rencana budidaya bawang putih di Ruang Rapat Setdakab Humbahas.

Kegiatan ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam mendukung pengembangan tanaman hortikultura strategis untuk mengurangi ketergantungan impor.

Turut hadir dalam rapat ini sejumlah perwakilan kementerian dan pejabat daerah, antara lain Direktur Air Tanah dan Air Baku Kementerian PUPR Ismail Widadi, perwakilan Balai Riset dan Pengujian Tanaman Sayuran Kementerian Pertanian Agnofi M. Efendi, serta perwakilan Biro Perencanaan Kementan RI Yulistiana. Hadir pula para asisten daerah, kepala dinas terkait, camat, serta kepala desa dari wilayah yang menjadi lokasi pengembangan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Humbahas yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan bahwa pengembangan bawang putih merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI untuk mencapai swasembada pangan.

“Komoditi bawang putih harus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Kita butuh edukasi, pendampingan, serta bantuan sarana dan prasarana untuk petani,” ujar Junita.

Setelah rapat, para peserta melakukan kunjungan lapangan ke kawasan Food Estate (FE) di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung. Di lokasi ini direncanakan pengembangan bawang putih seluas 50 hektare pada tahun 2025, terdiri atas 10 hektare untuk pembibitan dan 40 hektare untuk produksi konsumsi.

Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan RI, Hotman Fajar Simanjuntak, menjelaskan bahwa saat ini Indonesia masih mengimpor 90-95% kebutuhan bawang putih nasional. Oleh karena itu, program budidaya di Humbahas menjadi bagian penting dari target nasional pengembangan 200 hektare bawang putih, termasuk di Sembalun dan Temanggung.

Manajer FE, Van Basten, menambahkan bahwa skema budidaya saat ini mencakup lahan swadaya petani dan kemitraan dengan offtaker. “Sudah ada tujuh mitra swasta yang bekerja sama. Ke depan, akan ada tambahan mitra yang bergabung,” katanya.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pengembangan 50 hektare di Humbahas harus memperhatikan skema kerja sama yang jelas, fasilitas pasca panen, serta kecukupan sarana produksi sesuai standar operasional. Pengelolaan irigasi dan kehati-hatian dalam pengolahan tanah juga menjadi perhatian penting.

Pemkab Humbahas menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan atas dukungan sarana produksi.

“Kami berharap Humbahas dapat menjadi penangkar benih dan penghasil bawang putih konsumsi untuk mendukung swasembada nasional,” tutup Junita.(Manda)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Polresta Cirebon Sita 60 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Daerah

Polresta Cirebon Tanam Ribuan Bibit Tanaman Dalam Penanaman Pohon Serentak se-Indonesia

Cirebon

Kapolresta Cirebon Hadiri Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari TNI ke-78 di TMP Cakrabuana

Daerah

Bupati Humbahas Ikuti Rapat Koordinasi Daring Terkait NKB Pasca Panen Di Food Estate Sumut

Banten

Ahmad Zaki Iskandar Eks Bupati Tangerang, Tegaskan Pagar Bambu Pesisir Sudah Ada Sebelum Proyek PIK 2

Buru

Ketua Bawaslu Kabupaten Buru Beserta Komisioner Bawaslu, Melakukan Silaturahmi Sekaligus Tatap Muka Dengan Kapolres Pulau Buru

Daerah

Pemkab Humbang Hasundutan Bersama OST Teken MoU Penyelenggaraan Triathlon 2026

Daerah

PPK Pembangunan RSU Kelas D Pratama Kabupaten Nias TA 2022 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan