Home / Daerah / Hukum / Jatim / Kriminal / Nasional / Regional / TNI/ Polri / Tulungagung

Jumat, 15 Desember 2023 - 20:58 WIB

Warga Gesikan Pakel Geruduk Balai Desa Tuntut Mundur Perangkat Mesum

IDN Hari Ini, Tulungagung – Dengan membawa poster dan spanduk bertuliskan kecaman dan protes, warga Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Tulungagung datangi Balai Desa setempat untuk menggelar aksi demo menuntut pencopotan ‘PW’, salah satu oknum perangkat desa yang diduga berbuat asusila, Kamis (14/12/2023).

PW diduga telah tega melakukan kegiatan cabul kepada keponakannya sendiri yang masih dibawah umur.

Hadi, salah satu peserta aksi mengatakan bahwa pada kasus dugaan pelecehan seksual ini, tuntutan warga adalah pemberhentian perangkat desa tersebut dari jabatannya.

Baca Juga  Ketum DPP GARPU Lantik Sejumlah Pengurus DPD GARPU Kota Gunungsitoli

“Terkait hal itu, kami warga desa Gesikan berfokus menuntut pencopotan status perangkat desa meskipun ada tuntutan – tuntutan yang lainnya” ujar Hadi

Pihaknya juga meyakini kasus asusila yang baru muncul ini telah diketahui sejak lama oleh Pemerintah Desa, namun diduga ditutup-tutupi. Sehingga kasus mesum itu baru viral sekarang.

Di Kesempatan berbeda, Nurhadi Setiawan, Kepala Desa Gesikan mengatakan soal aksi dan tutntutan warganya.

Baca Juga  Berkah Ramadhan, Polsek Losari Polresta Cirebon Berbagi Makan Sahur Kepada Masyarakat

“Terkait permasalahan ini, kami akan konsultasi dulu ke inspektorat dan kecamatan. Selain itu juga menunggu hasil dari proses hukumnya sehingga kami belum bisa memastikan keputusan seperti apa” ungkap Kades.

*Saat ini keluarga korban telah secara resmi membuat laporan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung dan korban juga sudah dimintai keterangan” lanjut Nurhadi

Pada keterangan Nurhadi, pihaknya sempat mengkonfirmasi terduga pelaku tentang berita mesum tersebut, namun dibantah dan disangkal tidak pernah melakukan.

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, Berhasil Selamatkan 1.100 Orang dari Bahaya Narkoba

Sementara itu, Kades juga membenarkan bahwa oknum perangkat desa terduga pelaku mesum sudah pernah bermediasi dengan keluarga korban dan berujung damai.

“jadi untuk selanjutnya, kami akan segera rapat koordinasi dengan lembaga desa untuk menyikapi tuntutan warga. Jika memungkinkan, perangkat desa tersebut akan dinonaktifkan hingga ada keputusan” tutup Kades. (nicholas/tla)

Share :

Baca Juga

Humbang Hasundutan

Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Dibuka Resmi Bupati Humbahas

Daerah

Bupati Samosir Melantik Marudut Sitinjak Sebagai Sekda Kabupaten Ssmosir

Cirebon

Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Polresta Cirebon Sambang dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas Pada Warga Desa Binaan

Buru

Dalam Memperingati Hari Lahir Pancasila, Kapolres Pulau Buru Pimpin Upacara Yang Bertempat Di Lapangan Apel Polres P. Buru

Daerah

Warga Desa Siriaria Unjuk Rasa Kekantor Bupati Humbahas Menuntut Tanah Adat Mereka yg Dirampas Oleh Pemerintah

Daerah

Anak Asuh Hilang , Ditemukan di PKPA Nias Diduga Dalang Yayasan Kudus 03 BKNP, Orang tua Asuh Keberatan

Daerah

Pemkab Samosir Resmi Membuka Asistensi Teknis Dan Pengembangan Kapasitas Kebijakan Kelembagaan TPPS Samosir

Cirebon

Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-78

Contact Us