Home / Daerah / Ekonomi / Indramayu / Infografis / Jabar / Metropolitan / Nasional / Regional

Rabu, 21 Mei 2025 - 17:09 WIB

Bidik Kenaikan Indeks Kesiapan Kebijakan, Pemkab Indramayu Bekali SDM Lewat Bimtek Penyusunan Naskah Kebijakan

IDN Hari Ini, Indramayu- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola kebijakan berbasis riset. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Naskah Akademik dan Naskah Kebijakan Tahun 2025 di Aula Bappeda-Litbang, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Indramayu dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam penyusunan dokumen dasar kebijakan daerah yang berkualitas dan berbasis data ilmiah.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas perumusan kebijakan daerah yang berbasis pada data dan kajian yang mendalam.

“Mudah-mudahan setelah pelatihan ini, Indeks Kesiapan Kebijakan (IKK) kita bisa meningkat menjadi baik,” ujar Iin, mengacu pada hasil penilaian IKK Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 yang masih perlu perbaikan.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Penelitian, Mukhayat, dalam laporannya mengungkapkan hasil evaluasi tahun 2023 dan 2024 yang menunjukkan masih adanya kelemahan dalam kesiapan perangkat daerah, baik dari sisi standar maupun kriteria penyusunan kebijakan publik.

“Dampak kebijakan harus didasarkan pada informasi yang komprehensif dan sesuai. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM menjadi kunci,” tegas Mukhayat.

Untuk memperkaya wawasan peserta, Bimtek menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional LAN RI Jatinangor, yakni Bayu Hikmat Purwana dan Henri Sinurat.

Bayu Hikmat Purwana secara rinci memaparkan pentingnya penyusunan Naskah Akademik sebagai fondasi ilmiah dari sebuah kebijakan. Bayu menguraikan struktur penyusunan yang meliputi latar belakang, kajian teoretis dan empiris, analisis permasalahan, hingga rekomendasi kebijakan berbasis data.

“Naskah Akademik adalah fondasi ilmiah yang kuat untuk setiap kebijakan. Tanpa dasar yang kokoh ini, kebijakan yang dihasilkan bisa jadi tidak relevan atau bahkan kontra produktif,” jelas Bayu.

Sementara itu, Henri Sinurat menjelaskan peran Policy Paper sebagai jembatan antara hasil riset ilmiah dalam Naskah Akademik dengan formulasi kebijakan yang aplikatif.

“Dalam Policy Paper, kita harus mampu menerjemahkan temuan-temuan kompleks menjadi rekomendasi yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh para pengambil keputusan,” papar Henri. Ia juga memberikan sejumlah tips praktis terkait teknik penulisan, penyusunan opsi-opsi kebijakan, serta gaya bahasa yang persuasif.

Melalui penguatan kapasitas SDM di bidang pengelolaan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang lebih berkualitas, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif serta adaptif terhadap dinamika pembangunan. (Saudi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Serahkan SK Pengangkatan 214 Kepala Sekolah, Lucky Hakim: Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Indramayu

Daerah

Luncurkan Program “Reang Eman Ning Sema”, Pemkab Indramayu Wujudkan Komitmen Kabupaten Ramah Lansia

Daerah

Pembelajaran di Bulan Ramadhan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi di Kabupaten Humbahas 

Daerah

Peletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz Hasil Iuran ASN di Indramayu, Wabup Syaefudin: Cetak Generasi Qurani yang Kuat Spiritual dan Intelektual

Daerah

Bupati Humbahas Dorong Penguatan LKD Demi Pembangunan yang Partisipatif dan Berkelanjutan

Daerah

Wakil Bupati Humbahas dengar pendapat masyarakat Desa Sihotang Hasugian Toruan Kecamatan Tarabintang

Daerah

Kapolres Nias Gelar Aksi Sosial “Tali Asih”, diwakili Kasatlantas Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Kurang Mampu

DKI

PJ Gubernur DKI Kerahkan Inspektorat Usut Dugaan Pungli BUMD DKI Di Perumahan Pantai Mutiara