Home / Buru

Kamis, 13 Oktober 2022 - 08:16 WIB

Berita Menarik…!!!Pihak Adat Segera Mengambil Allih Stok Fael Di PT.BPS  Untuk Masyarakat Adat

Maluku.(Puau Buru)Indonesiahariini.co.-Karena belum diselesaikan pembayaran/atau melunasi sisa pembayaran senilay 6,6 meliar rupiah kepada pihak adat Tiga tumpukan matrial emas Milik PT.BPS yang belum dilunasi itu Akan diambil alih oleh 40 kaperasi selanjutnya untuk diolah oleh masyarakat adat

Ironisnya PT.bps sampai saat ini belum melunasi pembayaran senilai 6,6 meliar rupiah kepada koperasi adat yang berjumlah sebanyak kurang lebih 40 koperasi.

“Selanjutnya-Dari keterangan sumber akurat yang di wewancarai media Indonesiahariini.com.pada 14.oktober(2022) membenarkan hal tersebut.bawasannya pihak koperasi adat saat ini suda melakukan Sasi adat secara besar-besaran di stok fael,dan selanjutnya pihak koperasi akan menyurati pihak PT.BPS (bumi Pratama sejaterah)yang beralamat di Jakarta itu.

Baca Juga  Dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Buru Sebagai Jantung Kebudayaan di Kabupaten Buru

“Tujuannya untuk memberitahukan pihak perusahan agar segerah melunasi sisa pembayaran matrial emas yang telah diangkut pihak perusahan senilai enam koma enam(6,6) meliar rupiah itu “Ungkapnya.

Karena pihak perusahan PT BPS.telah berhenti melakukan pengangkutan di sungai anhoni semenjak tahun 2018 sampai di tahun 2022 ini,tidak ada kordinasi dengan pihak adat guna untuk membicarakan terkait sisa pembayaran, yang sampai detik ini belum terlunasi,maka dalam hal ini pihak adat melakukan kordinasi dengan RAJA PETUANAN KAIELY untuk melakukan Sasi secara besar-besaran di stok fael yang saat ini sedang di tampung di lokasi PT.bps yang berada di lokasi wasboli Desa Kaiely Kecamatan Teluk kaiiely.

Baca Juga  Polsek Namlea Targetkan Zona Hijau di Nalea Kabupaten Buru di Akhir Tahun

Pihak adat telah menyurati pihak perusahan PT.bps dengan kurung waktu satu Minggu semenjak surat tersebut dilayangkan dari pihak adat kepada PT.bps itu abilah surat yang telah dilayangkan itu tidak di gubris atau tidak di tanggapi oleh pihak perusahaan,Maka pihak adat segarah mengambil alih stok fael tersebut untuk di olah dan/atau dijual untuk pengusaha lain, yang bertujuan untuk melunasi sisa pembayaran kepada adat.”Keras sumber.

Share :

Baca Juga

Buru

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Muh Rum Soplestuny dan dihadiri langsung oleh Penjabat

Buru

Ingin Menopoli Lokasi Gunung Botak dua Warga Menyuruh Rekan Bawa Sajam untuk Menakuti Masyarakat di Lokasi

Buru

Dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Buru Sebagai Jantung Kebudayaan di Kabupaten Buru

Buru

Diduga CV Masrah Indah Babat Ribuan Pohonan Manggrove di Desa Kaki Air Kecamatan Teluk Kaiely

Buru

LAPAS NAMLEA IKUTI KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMODITAS JAGUNG DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN

Buru

Pengrusakan Lingkungan di Areal  Warumbia dan Anak sungai Pajalale Diduga PT. Nusa Patma Corporation (NPC)

Buru

Seratus Personil Diturunkan untuk Menyisir Lokasi PETI Gunung Botak

Buru

Rusdi SAMPAIKAN Kecewaan Melalui Vidio Terhadap Polres Pulau Buru

Contact Us